Asahan,http://radarreclasseering.com
-Ibu-ibu di daerah Perwiritan Bunut Permai meminta Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH, SIK, MH. Segera menutup Praktek Suntik Pemutih Diduga milik U.K. yang biasa dipanggil Uci di Jalan Bedukang Lingkungn III (Tiga), Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan. Selasa. 21/07/2026.
Ibu-ibu jamaah Perwiritan Bunut Permai sudah beberapa kali mengingatkan kepada pengelola usaha suntik pemutih tanpa izin tersebut untuk segera berhenti, namun UK tidak mendengar nasehat mereka.
Saat dikonfirmasi awak media pada ibu-ibu jamaah Perwiritan mengatakan bahwa mereka sudah berkali-kali mengingatkan uci, namun tidak ada respon sama sekali.
“Sering kami panggil Uci di komplek ini pak, dan kami sudah berkali-kali undang dia keperawatan namun Uci tidak mau hadir. bahkan kami kerumahnya Namum beliau menutup pintu,” ucap jama’ah kepada awak media.
“Kami berharap kepada bapak Kapolres Asahan beserta Dinas Kesehatan dan perijinan, untuk segera menutup usaha ilegal ini, Karena bisa membahayakan bagi orang lain,” harapan mereka.
“Tidak ada ijin POM maupun izin praktek, apa lagi sering melibatkan para bidan untuk suntik infus di kediamannya, sudah berkali-kali kami pergoki, namun Uci tetap melanjutkan, dan bidan lari meninggalkan rumah Uci,” jelasnya.
“Usaha ini sangat meresahkan kami pak dan masyarakat sekitar kami sudah resah, takutnya emosi masyarakat tidak terkontrol pak, rame-rame mendatangi kediaman UK, takutnya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pak,” tutupnya.
Di samping itu UK Saat Dikonfirmasi Awak media melalui telpon selular dan WhatsApp, UK tidak ada jawaban sama sekali, dan nomor awak media di blokir oleh UK, saat di datangi ke rumah untuk mempertanyakan tentang isu tersebut, UK mengusir media dengan Nanda lantangnya. (Nst)












