ROKAN HILIR,http://Radarreclasseering.com — Koperasi Seribu Kubah bersama PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) kembali melaksanakan sosialisasi pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada peserta plasma, Jumat (4/9/2026).
Sosialisasi tersebut merupakan agenda keempat yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada peserta plasma terkait pengelolaan, pembagian, serta manfaat SHU. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat keterbukaan informasi antara koperasi, perusahaan, dan masyarakat.
Ketua Koperasi Seribu Kubah, H. Widiarto, menyampaikan bahwa keberadaan SHU memiliki manfaat penting bagi masyarakat, khususnya peserta plasma. Selain diterima secara langsung oleh peserta, sebagian manfaat SHU juga telah diarahkan untuk mendukung berbagai kebutuhan sosial masyarakat.
«“Dengan adanya SHU ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dari SHU tersebut juga telah dilakukan berbagai kegiatan, di antaranya pengadaan ambulans, pembangunan musala dan berbagai kegiatan lainnya,” ujar H. Widiarto.»
Menurut H. Widiarto, berbagai penggunaan dana tersebut telah disampaikan kepada peserta plasma melalui dokumen atau file yang diberikan untuk dipelajari dan dipahami bersama.
Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi menjadi hal penting dalam pengelolaan SHU. Dengan adanya informasi dan dokumen yang dapat dipelajari peserta, diharapkan masyarakat dapat mengetahui bagaimana manfaat SHU dikelola dan digunakan untuk kepentingan bersama.
PT JJP Tekankan Koperasi Masih Sehat
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, pihak PT Jatim Jaya Perkasa juga menyampaikan kepada peserta plasma bahwa Koperasi Seribu Kubah masih berjalan dan berada dalam kondisi sehat.
Pihak perusahaan turut menekankan pentingnya pelaksanaan sosialisasi SHU secara rutin setiap bulan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga komunikasi antara koperasi, perusahaan dan peserta plasma sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman maupun kontroversi di tengah masyarakat.
“Transparansi sangat diutamakan. Sosialisasi SHU ini dilaksanakan setiap bulan agar masyarakat mendapatkan informasi secara terbuka dan memahami perkembangan yang ada,” demikian penyampaian pihak perusahaan.
Sosialisasi tersebut menjadi perhatian penting mengingat pengelolaan plasma dan Koperasi Seribu Kubah sebelumnya sempat menjadi sorotan dan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Rokan Hilir pada Juli 2026.
Raju Dorong SHU Bisa Ditingkatkan
Sementara itu, GM PT Jatim Jaya Perkasa, Raju, mendorong masyarakat dan pihak koperasi untuk terus memberikan usulan maupun masukan yang konstruktif.
Menurut Raju, apabila terdapat peluang untuk meningkatkan SHU yang diterima masyarakat, hal tersebut dapat dibicarakan dan diusulkan bersama melalui mekanisme yang telah tersedia.
«“Kita berharap masyarakat dan koperasi bisa memberikan usulan agar ke depan SHU dapat ditingkatkan,” ujar Raju.»
Ia berharap komunikasi antara masyarakat, koperasi dan perusahaan dapat terus dibangun secara terbuka sehingga berbagai masukan dari peserta plasma dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan untuk perbaikan ke depan.
Dengan dilaksanakannya sosialisasi secara rutin, pihak koperasi dan perusahaan berharap peserta plasma semakin memahami kondisi koperasi, mekanisme pembagian SHU serta berbagai manfaat yang telah disalurkan untuk kepentingan masyarakat.
Keterbukaan data dan laporan juga diharapkan dapat menjadi dasar dalam menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah, komunikasi yang baik, serta berlandaskan data dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
(Sayuti)












