Polisi Bongkar Bangunan Tempat Penyimpanan Transaksi Jual Beli Narkoba 

ASAHAN, RADARRECLASSEERING.com – Polsek Bandar Pulau membongkar sebuah bangunan yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika di Desa Lobu Rappa, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan.

Tindakan tersebut dilakukan setelah lokasi itu menjadi sorotan publik menyusul aksi sekelompok warga, yang didominasi emak-emak, mendatangi tempat tersebut dan videonya viral di media sosial.

Kasi Humas Polres Asahan, AKP Herli Damanik, mengatakan pembongkaran dilaksanakan pada hari Selasa (21/7/2026). Kegiatan itu melibatkan personel kepolisian dengan didampingi kepala desa serta anggota Babinsa setempat.

“Sebelum bangunan dibongkar, petugas lebih dahulu melakukan penyelidikan di lokasi. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, di antaranya plastik klip bekas sabu dan alat hisap. Namun, saat penggerebekan dilakukan tidak ditemukan orang yang sedang menggunakan narkoba,” ucap Kasi Humas Polres Asahan.

Menurut Herli, bangunan tersebut kemudian diratakan agar tidak lagi dimanfaatkan sebagai lokasi aktivitas yang melanggar hukum. Kepolisian juga menegaskan akan terus mendalami dugaan peredaran narkotika di kawasan tersebut dan melakukan penindakan apabila ditemukan pelanggaran.

“Kasus ini sebelumnya mencuat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah warga mendatangi sebuah rumah sekaligus kedai di Dusun I, Desa Lobu Rappa, pada Minggu (19/7/2026). Lokasi itu diduga menjadi tempat transaksi narkotika jenis sabu,” terang AKP Herli Damanik.

“Dalam rekaman yang beredar, warga kemudian menuju sebuah gubuk di belakang rumah yang disebut-sebut sering dijadikan tempat mengonsumsi narkoba. Mereka juga memperlihatkan sejumlah barang yang diduga merupakan sisa aktivitas penyalahgunaan narkotika, seperti plastik klip bekas, korek api gas, dan sedotan,” lanjutnya.

“Aksi warga tersebut menarik perhatian publik dan mendorong aparat kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hasilnya, lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba itu dibongkar sebagai langkah pencegahan agar tidak kembali digunakan untuk aktivitas serupa, sementara penyelidikan terhadap dugaan jaringan peredaran narkotika di wilayah tersebut masih terus berlangsung,” pungkasnya. (Nst)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *