Data Desil Dinilai Tidak Sesuai Kenyataan di Kediri, Warga Khawatir Bantuan Tersasar, Minta Verifikasi Ulang

Keterangan Foto : Ilustrasi

KEDIRI, RADARRECLASSEERING.com – Sejumlah warga di berbagai wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengeluhkan ketidaksesuaian data desil yang beredar. Angka dan status yang tertera dinilai tidak mencerminkan kondisi nyata di lapangan, memicu keresahan luas dikarenakan dikhawatirkan merugikan hak serta penyaluran bantuan masyarakat.

Banyak warga merasa bingung melihat status desil dalam sistem berbeda jauh dengan kenyataan ekonomi dan sosial sehari-hari. Keluarga yang hidup pas-pasan justru dikategorikan desil tinggi, sebaliknya warga yang sangat membutuhkan malah tereliminasi dari daftar sasaran.

“Saya tidak tahu dari mana sumber datanya, tiba-tiba muncul status begini. Padahal kondisi ekonomi kami jauh berbeda. Kami khawatir bantuan yang seharusnya menjadi hak kami malah tidak sampai,” ungkap salah satu warga, Kamis (4/9/2026), meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Keluhan serupa datang dari berbagai desa dan dusun di sejumlah kecamatan. Warga menduga data disusun tanpa verifikasi langsung ke lokasi, sehingga banyak yang keliru, usang, atau tidak lengkap.

Ketidaktepatan ini dikhawatirkan mengganggu penyaluran bansos, pelayanan pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial lainnya.

Masyarakat meminta instansi berwenang segera meninjau dan meluruskan data melalui pendataan ulang yang transparan serta turun langsung ke lapangan. Warga juga mendesak disediakan jalur pengaduan yang mudah dan cepat bagi siapa saja yang datanya keliru, tanpa prosedur yang berbelit-belit.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait di Kabupaten Kediri. Warga berharap masalah ini segera ditangani agar tidak merugikan lebih banyak pihak.(Tian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *