Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI: Mahasiswa KUKERTA UNRI Gelar Sosialisasi dan Praktik Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Eco Enzyme

ROKAN HILIR,http://radarreclasseering.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) serta Eco Enzyme di Kantor Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri Hilir, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung pertanian yang berkelanjutan.

Program tersebut dipimpin Ketua Kelompok KUKERTA Universitas Riau, Natan Christofel Simanjuntak, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Muhammad Andri Kurniawan, serta mendapat dukungan dari Penghulu Rantau Panjang Kiri Hilir, Rusli Karim.

Puluhan warga mengikuti kegiatan dengan antusias. Peserta aktif mengikuti pemaparan materi, berdiskusi, hingga praktik langsung pembuatan Eco Enzyme sebagai bentuk penerapan ilmu yang diberikan.

Dalam sambutannya, Penghulu Rantau Panjang Kiri Hilir, Rusli Karim, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap ilmu yang diperoleh masyarakat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga limbah organik rumah tangga maupun pertanian dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna serta nilai ekonomis.

Materi pertama disampaikan oleh Yuristio Paguh Admaja Purba mengenai pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar limbah batang pisang. Ia menjelaskan bahwa batang pisang mengandung unsur hara yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik alami untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah.

Menurutnya, pemanfaatan limbah batang pisang juga berpotensi mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia, menekan biaya produksi, serta mendorong praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Selanjutnya, Luthfiya Aqila Sahara memaparkan materi tentang Eco Enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi limbah buah dan sayuran yang dicampur dengan gula merah dan air selama kurang lebih tiga bulan. Eco Enzyme diketahui dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif pengolahan limbah organik serta digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga, termasuk sebagai pembersih alami dan pupuk organik.

Sebagai bagian dari praktik lapangan, Aulia Andini memandu peserta membuat Eco Enzyme secara langsung. Masyarakat diajak menimbang bahan sesuai komposisi, melarutkan gula merah ke dalam air, memotong limbah buah dan sayuran, kemudian mencampurkan seluruh bahan ke dalam wadah fermentasi.

Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung sehingga diharapkan mampu membuat Eco Enzyme secara mandiri di rumah.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Ragil Ananda Zetha yang menjelaskan berbagai potensi pemanfaatan Eco Enzyme dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk pembersih lantai, sabun cuci piring, pupuk organik cair, serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Ia juga menyampaikan bahwa pemanfaatan Eco Enzyme pada bidang lain perlu dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi pencemaran lingkungan, mengelola sampah organik secara mandiri, serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan pupuk organik.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata Pengabdian KUKERTA Berdampak Universitas Riau, yaitu penerapan ilmu pengetahuan oleh mahasiswa untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui edukasi dan praktik yang sederhana, mudah diterapkan, serta berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh anggota Kelompok KUKERTA Universitas Riau di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri Hilir, yaitu Natan Christofel Simanjuntak, Alwi Sihab, Aulia Andini, Fitria Hardisti, Anneta Theopilia Purba, Anestia R. Uli Lumban Gaol, Yuristio Paguh Admaja Purba, Ragil Ananda Zetha, Luthfiya Aqila Sahara, dan Fila Rojita, yang bersama-sama mempersiapkan, melaksanakan, serta mendampingi kegiatan hingga berjalan dengan lancar.(ROZI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *