HPMM Rohil : Kuatkan Adat, Kokohkan Persatuan, Itu Amanah Untuk Generasi Muda

Rokan Hilir, Radarreclasseering.com – (01 Juni 2026) – Ketua Umum Himpunan Pemuda Mahasiswa Melayu Kabupaten Rokan Hilir, Muhammad Bakri, menyampaikan pesan penting kepada generasi muda Melayu. Menurutnya, menjaga adat istiadat dan mengokohkan persatuan adalah dua amanah utama yang tidak boleh ditawar oleh pemuda hari ini.

Pernyataan itu disampaikan Muhammad Bakri di tengah berbagai dinamika daerah. Ia melihat potensi Rokan Hilir sangat besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Namun, semua potensi itu tidak akan bermakna jika pondasi sosial-budaya masyarakat rapuh.

“Adat itu pedoman hidup orang Melayu. Di dalam adat ada tunjuk ajar, ada etika, ada cara kita menghormati orang tua, sesama, dan alam. Kalau adat kita kuatkan, maka karakter pemuda juga akan kuat. Kuatkan adat, kokohkan persatuan. Itu amanah untuk generasi muda,” tegas Muhammad Bakri.

*Pemuda Jangan Jadi Penonton*
Muhammad Bakri mengingatkan, pemuda Melayu tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan. Pemuda harus tampil ke depan sebagai motor penggerak perubahan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Jangan mudah terpecah hanya karena perbedaan pandangan politik, kepentingan sesaat, atau hasutan yang memecah belah. Rokan Hilir ini rumah kita bersama. Bagai aur dengan tebing, kita harus saling menguatkan. Pemuda jadi perekat, bukan jadi pemecah,” ujarnya.

Ia menekankan, nilai-nilai Melayu seperti musyawarah, gotong royong, dan sepakat kata sepakat masih sangat relevan untuk menyelesaikan persoalan daerah hari ini. Melalui musyawarah, perbedaan bisa disatukan. Melalui gotong royong, pekerjaan berat jadi ringan.

*Investasi Terbesar: SDM Berkualitas*
Selain adat dan persatuan, Muhammad Bakri juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas diri pemuda. Menurutnya, kemajuan daerah 10-20 tahun ke depan sangat ditentukan oleh kesiapan SDM-nya sekarang.

“Rokan Hilir kaya SDA, tapi yang lebih penting adalah SDM. Tugas pemuda sekarang adalah belajar, berlatih, ikut organisasi, asah keterampilan. Supaya nanti ketika ada peluang di industri, pemerintahan, atau usaha, anak Melayu Rokan Hilir yang paling siap dan paling dipercaya,” jelasnya.

Ia mengajak HPMM di seluruh kecamatan dan seluruh organisasi kepemudaan untuk terus membuka ruang diskusi, pelatihan, dan kegiatan positif. Tujuannya satu: mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan berani menjaga marwah daerah.

*Pesan Penutup untuk Rokan Hilir*
Di akhir pernyataannya, Muhammad Bakri mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, alim ulama, pemerintah, dunia usaha, dan pemuda untuk duduk bersama menjaga Rokan Hilir.

“Kalau adat kita jaga dan persatuan kita kokohkan, insya Allah pembangunan akan berjalan lebih mudah, lebih adil, dan lebih bermartabat. Mari kita jaga marwah Melayu. Mari kita kuatkan persaudaraan. Demi Rokan Hilir yang lebih baik untuk anak cucu kita nanti,” tutupnya.

HPMM Rokan Hilir berkomitmen akan terus menjadi wadah pemuda untuk belajar, berdiskusi, dan berkontribusi nyata. Semangat “Bermarwah. Bergerak. Menjaga.” akan terus dihidupkan di setiap langkah pengabdian.(Erw).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *