Dukung Program Green Policing Polda Riau, Polsek Kubu Bersama Mahasiswa Kukerta UNRI dan Pemangku Adat Tanam Pohon Produktif

ROKAN HILIR,http://radarreclasseering.com – Dalam mendukung Program Green Policing yang digagas Kapolda Riau, Polsek Kubu melalui Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Aipda Aziz Muslim, melaksanakan kegiatan penanaman pohon produktif bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI), pemangku adat, dan masyarakat di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam, Jumat (17/7/2026).

Program Green Policing Polda Riau merupakan inisiatif yang mengintegrasikan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dengan upaya pelestarian lingkungan hidup serta pencegahan kerusakan ekologis. Salah satu implementasinya di tingkat Polsek diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam aksi penghijauan.

Kegiatan penanaman pohon tersebut melibatkan mahasiswa Kukerta UNRI yang sedang melaksanakan pengabdian di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Pemangku Adat Melayu Kenegerian Kubu, Kepala Suku Melayu Hamba Raja Kenegerian Kubu KH. H. Widiarto Kamalul Matwafa, Pemangku Adat Melayu Kenegerian Kubu Zuhaifi, S.T. bergelar Encik Wira Siak, Kepala Dusun Rantau Panjang Kiri Marhot Dasopang, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Penanaman pohon dilakukan di Jalan Penghulu, Kepenguluan Rantau Panjang Kiri serta di kawasan Balai Adat Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri.

Aipda Aziz Muslim mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Program Green Policing Polda Riau sekaligus menjadi wadah kolaborasi dengan mahasiswa Kukerta UNRI dalam mengisi kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Selain mendukung Program Green Policing dari Kapolda Riau, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Kukerta UNRI agar kegiatan pengabdian mereka memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat ke depan,” ujar Aipda Aziz Muslim.

Ia berharap gerakan penanaman pohon tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat dilanjutkan oleh masyarakat bersama mahasiswa sehingga memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Harapan kami, masyarakat dan mahasiswa dapat terus melanjutkan program ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan demi anak cucu kita di masa depan,” tutupnya. (ROZI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *