LABUHANBATU UTARA,http://radarreclasseering.com –radarrecclasering.com Jagat media sosial dihebohkan dengan kabar dugaan penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang warga Suka Rame di area PT Agrinas Palma Nusantara, pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa tragis ini diduga melibatkan oknum anggota TNI yang melakukan pengamanan di perusahaan tersebut.
Insiden ini memicu kemarahan mendalam dari masyarakat setempat. Bersama Aliansi Mahasiswa, warga mendatangi Kantor Polsek Kualuh Hulu untuk menuntut keadilan. Mereka meminta agar pelaku segera diproses hukum, dipecat, dan dipenjarakan.
Melalui sebuah rekaman video di Mapolsek Kualuh Hulu, seorang warga bernama T. Tampubolon bahkan menyampaikan aspirasinya secara terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta ketegasan Kepala Negara agar oknum yang terlibat dalam hilangnya nyawa warga tersebut ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sesaat setelah kejadian, warga sempat mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri menggunakan sebuah mobil. Akibat melaju dengan kecepatan tinggi di medan jalan yang rusak, ban mobil tersebut lepas. Warga kemudian berhasil mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke Mapolsek Kualuh Hulu.
Saat dimintai konfirmasi pada Rabu (17/6/2026), Wakapolsek Kualuh Hulu menyatakan belum dapat memberikan keterangan lebih rinci mengenai duduk perkara kasus ini.
”Kami tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena. Jika ingin informasi yang lebih jelas, silakan konfirmasi langsung ke Bapak Kapolres,” ujar Wakapolsek.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah awak media dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) masih bertahan di Mapolsek Kualuh Hulu. Pihak media terus berupaya menghubungi Kapolres Labuhanbatu dan pihak Denpom (Detasemen Polisi Militer) terkait demi mendapatkan rilis resmi dan keberimbangan informasi.
*Tim.












