LABUHANBATU UTARA, RADARRECLASSEERING.com -radarrecclasering.com[ Keresahan masyarakat Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, terhadap maraknya peredaran narkotika kian memuncak. Warga mendesak aparat kepolisian, khususnya Polsek Aek Natas dan Polres Labuhanbatu, untuk segera mengambil tindakan tegas dan menangkap dugaan pengedar berinisial J demi menyelamatkan masa depan anak-anak mereka(Selasa 28 Juli 2026).
Desakan ini mencuat di tengah komitmen nasional pemberantasan narkoba yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto. Namun, di tingkat tapak, warga merasa upaya pembersihan barang haram di wilayah hukum Polsek Aek Natas masih berjalan lambat dan seolah menyentuh tembok tebal.
Berdasarkan penuturan salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keselamatan, praktik transaksi barang haram di kediaman J sudah berlangsung cukup lama dan terang-terangan.
Warga sering kali menyaksikan kendaraan asing berhenti di sekitar lokasi. Pengendara biasanya memberikan kode khusus berupa bunyi klakson sebelum akhirnya seseorang keluar dari kediaman J untuk menyerahkan paket yang diduga kuat berisi narkotika.
”Aktivitasnya bukan lagi skala kecil atau eceran, melainkan sudah hitungan kilogram,” ungkap sumber tersebut kepada awak media, Senin (25 Juli 2026).
Tak hanya transaksi terang-terangan, warga juga membeberkan dugaan adanya ruang rahasia atau bunker bawah tanah di kediaman J yang digunakan sebagai tempat penyimpanan sabu. Pada tengah malam, aktivitas di area tersebut kerap terpantau meningkat.
”Kalau sudah tengah malam, lampu sering dihidupkan dan di situ diduga kuat tempat membagi-bagi barang haram tersebut. Kami sangat berharap pihak kepolisian segera turun tangan dan membongkar tempat itu,” tambah warga dengan nada cemas.
Maraknya peredaran narkoba di Kecamatan Aek Natas menjadi ujian serius bagi kepekaan dan ketegasan aparat penegak hukum setempat. Warga menegaskan bahwa keselamatan generasi muda di Terang Bulan berada di ujung tanduk jika praktik haram ini terus dibiarkan tanpa tindakan nyata.
Kanitres Kapolsek Aek Natas saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp belum memberikan keterangan apapun.
( SN ).








