Polres Jombang Tingkatkan Literasi Digital Pelajar melalui Sosialisasi dan Edukasi Paham AI

JOMBANG, RADARRECLASSEERING.com – Polres Jombang Polda Jawa Timur terus berupaya meningkatkan pemahaman dan literasi digital di kalangan generasi muda melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai Artificial Intelligence (AI) kepada para pelajar SMA/SMK/MA di wilayah hukum Polres Jombang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula SMA Negeri Ngoro, Jombang, dan dipimpin oleh Ipda Akhmad Farid Efendi bersama tim. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang saat ini semakin berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan edukasi mengenai pemanfaatan teknologi AI secara bijak, positif, dan bertanggung jawab. Selain memahami berbagai manfaat AI, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai potensi risiko yang dapat muncul di ruang digital, termasuk pentingnya bersikap kritis terhadap informasi yang diterima serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Polres Jombang menekankan bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kecakapan dan tanggung jawab dalam penggunaannya. Para pelajar diharapkan mampu memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran, kreativitas, dan pengembangan potensi diri tanpa mengabaikan aspek keamanan serta etika dalam penggunaan teknologi.

Melalui kegiatan sosialisasi Paham AI tersebut, Polres Jombang berharap para pelajar dapat menjadi generasi muda yang cerdas, kritis, dan bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi. Selain itu, para pelajar diharapkan mampu menjaga keamanan diri dan lingkungan serta memiliki kesadaran yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan di ruang digital.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi Paham AI ini merupakan bagian dari upaya Polres Jombang dalam membangun kesadaran serta meningkatkan kecakapan digital di kalangan generasi muda. Dengan pemahaman yang baik, teknologi kecerdasan buatan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan potensi secara positif, aman, dan bertanggung jawab.(hms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *