Purworejo, Radarreclasseering.com – Semarak kebersamaan dan nuansa religius menyelimuti Desa Pakem, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, pada Sabtu, 02 Mei 2026. PAC Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Gebang menggelar kegiatan Pengajian Selapanan sekaligus Halal Bi Halal yang dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan. Acara yang dimulai Pukul 09 : 00 WIB yang berlangsung khidmat dan meriah ini menjadi bukti nyata kekompakan serta komitmen organisasi dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebangsaan di tengah masyarakat.
Kegiatan yang digelar ini dihadiri oleh jajaran pengurus Muslimat NU dan Fatayat NU tingkat kecamatan maupun desa, sejumlah pejabat dari lingkungan Kabupaten Purworejo dan Kecamatan Gebang, perangkat Desa Pakem, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah tersebut. Kehadiran berbagai elemen ini semakin mempertegas bahwa kegiatan keagamaan menjadi sarana efektif untuk mempersatukan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang apapun.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia sekaligus Ketua Muslimat Fatayat NU Desa Pakem, Hj. Afifah Maimunah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Ia menjelaskan bahwa pengajian selapanan merupakan agenda rutin yang terus dijalankan, sedangkan halal bi halal menjadi momen untuk saling bermaafan, mempererat tali silaturahmi, serta menyamakan langkah dalam berkontribusi bagi kemajuan daerah dan umat.
“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT dan dukungan semua pihak, kegiatan hari ini dapat berjalan dengan lancar. Kami mengangkat kegiatan ini sebagai wujud nyata pengamalan ajaran agama, sekaligus sarana mempererat hubungan antar sesama. Melalui silaturahmi ini, kita hapus segala rasa salah paham, saling memaafkan, dan bersatu padu membangun masyarakat yang religius, harmonis dan sejahtera,” ujar Hj. Afifah Maimunah disambut tepuk tangan peserta.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga melibatkan Banser Wanita atau GARFA NU (Garda Fatayat NU) yang bertugas mengamankan jalannya acara, mengatur tata tertib, serta memberikan pelayanan kepada seluruh peserta. Kehadiran GARFA NU menjadi penyeimbang dan penguat, menunjukkan bahwa kader perempuan NU juga memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta kelancaran setiap kegiatan organisasi maupun keagamaan.
Puncak acara diisi dengan pengajian umum yang disampaikan langsung oleh Kyai Haji Usman Ali, pengasuh Pondok Pesantren API Al-Huda dari Magelang. Dalam ceramahnya, Kyai Usman Ali menguraikan tentang pentingnya menjaga ukhuwah, silaturahmi, serta peran perempuan dalam membangun peradaban bangsa dan umat. Ia menekankan bahwa organisasi seperti Muslimat dan Fatayat NU memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin, serta menjadi garda terdepan dalam membentuk keluarga dan masyarakat yang berkualitas.
“Perempuan adalah tiang negara, tulang punggung keluarga, dan pelurus generasi. Apa yang dilakukan oleh Muslimat dan Fatayat NU hari ini adalah amal jariah yang nilainya sangat besar. Teruslah bersatu, teruslah berkarya, dan jadilah teladan bagi lingkungan sekitar, karena dengan kebersamaan apapun tantangan dapat kita lalui dengan mudah,” pesan Kyai Usman Ali yang disimak dengan khidmat oleh seluruh hadirin.
Hingga berita ini diturunkan pukul 14.11 WIB, seluruh rangkaian kegiatan telah selesai dilaksanakan dengan lancar, aman dan kondusif. Para peserta meninggalkan lokasi dengan membawa ilmu, berkah, serta semangat baru untuk terus mengamalkan ajaran agama dan menjaga kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam membangun kehidupan yang harmonis dan religius.
(SBE)








