Asahan,http://radarreclasseering.com – Terkait berita yang beredar di media sosial (Mensos) Menejer Kebun PT Socfindo Fakhry Zein diduga tidak mau menjawab saat Dikonfirmasi Wartawan melalui telpon selular WhatsApp. Minggu 27/06/2026.
Terkait isu yang beredar di lapangan perkebunan PT Socfindo Kecamatan Aek Loba Kabupaten Asahan, buruh khususnya pemanen di suruh kerja pada hari Rabu tanggal 10 Juni 2026 sekitar pukul 18:45 wib.
Saat dikonfirmasi wartawan di lokasi areal perkebunan, beberapa buruh yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan, bahwa mereka di suruh kerja oleh mandor kami pak, untuk mencari target 5 ton, kala kami tidak mau maka kami di mutasikan mereka pak ke tempat-tempat yang sulit, sudah ada contohnya pak, jadi kami takut pak d mutasi seperti yang lain,” ucap mereka dengan wajah sedih.
“Kami berharap kerjan kami normal seperti biasa, kalau kami terus-terusan seperti ini kapan kami istirahatnya pak, apa lagi setelah naik di media sosial, ngiri kali pak ancaman mereka di grup pekerja buruh, ” Siapa yang bocorin berita ini ngaku aja, nanti kalau ketahuan bisa bahaya kemungkinan tidak lagi bekerja divisi 3, ataupun di keluarkan kalian,” mereka dengan bukti Chet ancaman.
Di samping itu saat dikonfirmasi awak media Humas Perkebun PT Socfindo, tidak memberikan komentar atau tanggapan apapun, malah beliau blok nomor telepon dan WhatsApp wartawan.
Jeritan hati kecel para buruh kepada awak media mengatakan, kami berharap pihak perusahaan pusat bertindak agar para pekerja nyaman tidak ada lagi hal-hal seperti itu, kami butuh istirahat dan kumpul bersama anak istri kami pak, kami bekerja Haris sesuai S,O,P, itupah harapan kami pak, para buruh di sini.
*(Sof/ES)












