DUMAI,http://radarreclasseering.com – Dugaan insiden keracunan makanan kembali terjadi di Kota Dumai. Kali ini, sebanyak 25 murid dan 1 orang guru SD Negeri 13 Labour Housing, Kelurahan Buluh Kasap, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hingga informasi terakhir, total terdapat 26 orang yang dilaporkan terdampak, terdiri dari 25 murid dan seorang guru. Mereka kemudian dibawa ke RSUD dr. Suhatman Dumai untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Informasi mengenai kejadian tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut kesehatan peserta didik yang menerima makanan dari program MBG.
Meski demikian, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para murid dan guru tersebut masih perlu menunggu hasil pemeriksaan medis serta investigasi terhadap makanan yang dikonsumsi. Karena itu, kejadian ini untuk sementara disebut sebagai dugaan keracunan makanan dan belum dapat disimpulkan sebagai keracunan akibat MBG sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh, termasuk pemeriksaan kondisi para korban, pengambilan sampel makanan, serta pengecekan proses pengolahan, penyimpanan dan distribusi makanan MBG.
Peristiwa ini juga diharapkan menjadi perhatian serius bagi pengelola program MBG agar standar keamanan dan kualitas makanan benar-benar diperketat, sehingga program yang ditujukan untuk meningkatkan gizi anak-anak tersebut tidak justru menimbulkan persoalan kesehatan.
Sebagian besar korban saat ini dalam perawatan intensiv dan pantauan langsung dr. Suhatman beserta Tim Medis Rumah Sakit Umum Daerah Dumai.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai, Mukhlis Susantri, S.Pd., S.Hut., T.M.T. dalam keterangan conference nya menyampaikan bahwa saat ini Pihak Dinas Pendidikan fokus pada pengambilan tindakan penyelamatan korban yang terpapar dan tidak berani menyimpulkan asbab-musabab keracunan Siswa dan Guru tersebut dan tidak berani mengeluarkan statemen apapun serta dugaan-dugaan liat yang berkembang di masyarakat. 
Update sementara:
26 orang mendapat penanganan, terdiri dari 25 murid dan 1 guru SD Negeri 13 Labour Housing, Buluh Kasap, Dumai.
Perkembangan kondisi para korban serta hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit dan instansi terkait masih menunggu informasi resmi lebih lanjut. (Edo/Tim)








