KEDIRI,http://radarreclasseering.com – Aksi unjuk rasa besar-besaran digelar oleh ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Kediri Raya (AKAR) di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Selasa (28/4/2026). Aksi ini merupakan bentuk penolakan keras terhadap dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta praktik jual beli jabatan perangkat desa.
Dalam aksinya, massa membawa spanduk besar yang memuat daftar nama desa yang diduga terlibat praktik jual beli jabatan perangkat desa pada tahun 2023. Massa juga membakar ban di tengah jalan sebagai simbol kemarahan dan penolakan terhadap praktik korupsi yang dianggap semakin merajalela.
Berbagai tulisan bernada sindiran tajam terpampang jelas, di antaranya “Kompor ditumpangne dingklik, koruptor genjin bedenggik”, “Koruptor panceh ‘dlogok njaran’, kok gethiing akuuu”, hingga kecaman terhadap dugaan keterlibatan oknum dalam perjudian dengan tulisan “Kode togel kades 08, kode togel maling 08, wis dadi kades kok pingin dadi maling”.
Aksi ini dilaksanakan berdasarkan surat pemberitahuan resmi yang disampaikan kepada Kapolres Kediri dan pihak terkait. Dalam surat tersebut, AKAR menegaskan bahwa aksi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang sebelumnya berjanji akan mengantarkan setiap pelanggaran hukum kepada aparat penegak hukum (APH).
Maksud dan tujuan aksi
– Sebagai bentuk dukungan kepada Bupati Kediri untuk menindaklanjuti komitmen penegakan hukum.
– Dorongan agar proses hukum berjalan secara menyeluruh dan transparan.
– Wujud partisipasi masyarakat dalam menjaga integritas pemerintahan desa.
Massa menuntut agar penanganan perkara dikembangkan berdasarkan fakta persidangan dan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Mereka juga mendesak adanya transparansi penuh serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen perangkat desa agar tidak terjadi lagi praktik curang.
“Kami mendukung penegakan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu. Desa harus bersih dari korupsi agar bisa maju untuk negeri,” seru massa.


Aksi damai namun tegas ini berlangsung dengan tertib, dengan harapan agar pihak berwenang segera melakukan investigasi mendalam dan memproses hukum semua pihak yang terbukti bersalah agar menjadi efek jera.
(Red Ty)









