Purworejo, Radarreclasseering.com – Kejadian memilukan terjadi di kawasan industri Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo. Sebuah kebakaran hebat melanda tempat parkir kendaraan roda dua milik PT Arami Jaya, perusahaan pabrik ban yang berlokasi di Jalan Daendels, pada Rabu (14/5/2026) pagi. Api diduga kuat bermula dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting pada salah satu sepeda motor yang terparkir, yang kemudian membesar dan melahap puluhan hingga ratusan kendaraan di sekitarnya.
Berdasarkan keterangan warga setempat dan relawan di lokasi, peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi ke langit, disertai suara ledakan kecil yang diduga berasal dari tangki bahan bakar kendaraan yang terbakar. Api dengan cepat merambat karena banyaknya benda mudah terbakar di lokasi parkir yang berjejer rapat. Hingga pukul 12.25 WIB, petugas dan relawan masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang bisa berkobar kembali.
Dua pekerja pabrik dikonfirmasi menjadi korban luka akibat insiden ini. Mereka berusaha menolong diri sendiri dan rekan lainnya saat api mulai membesar, namun terkena cipratan api dan panas. Kedua korban tersebut adalah Riski Bintang Saptono (20), warga Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, dan Gufron Nurul Hidayat (22), warga Desa Tursino, Kecamatan Kutoarjo.
Riski mengalami luka bakar combustio sekitar 8 persen atau tingkat berat pada tangan kirinya. Sedangkan Gufron mengalami luka bakar tingkat 3 pada tangan kanannya. Keduanya sempat mendapatkan penanganan awal dari tim medis dan relawan di lokasi, sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans PMI Toyota Hilux menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Palang Biru Kutoarjo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Dampak kerugian materi yang ditimbulkan sangat besar. Api tidak hanya menghanguskan bangunan tempat parkir, tetapi juga merusak sekitar 500 unit kendaraan roda dua yang terparkir di lokasi tersebut. Sebagian besar kendaraan diketahui milik para karyawan yang sedang bekerja di lingkungan pabrik saat kejadian berlangsung.
Upaya pemadaman dilakukan secara gabungan dan berkoordinasi dengan baik. Instansi yang turut dikerahkan dalam penanganan kejadian ini antara lain PMI Kabupaten Purworejo, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Purworejo, yang mendapat bantuan rekan dari Damkar Kulonprogo, serta relawan Damkar Sleman. Selain itu, terlibat juga Pukesmas Grabag, jajaran kepolisian dari Polres Purworejo dan Polsek Grabag, Koramil Grabag, serta tim Inafis Purworejo yang turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Sampai berita ini diturunkan, penyelidikan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik pada salah satu kendaraan yang memicu percikan api dan menyambar benda-benda lain di sekitarnya. Pihak kepolisian dan tim Inafis masih mendalami kronologi lengkap serta menaksir nilai kerugian akibat musibah ini.
Para saksi mata mengaku kaget melihat betapa cepatnya api membesar. “Kira-kira pukul 8 pagi ada yang teriak ada api, awalnya kecil tapi karena angin dan motor berjejer, sebentar saja sudah jadi besar sekali,” ungkap salah satu warga.
Hingga pukul 12.25 WIB, lokasi telah dikosongkan dan dikawal ketat aparat keamanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sementara sisa-sisa kebakaran masih dibersihkan.
(SBE)








