Aceh Timur, Radarreclasseering.com – Sungguh sangat memalukan, dan sungguh sangat gawat. Apa yang diperbuat, dengan diduga sistem kinerja oleh pihak kepala uptd puskesmas kecamatan pante bidari di kabupaten aceh timur provinsi aceh. Dengan berbagai macam cara modal dusta (modus) nya, dengan berpura-pura dugaan melakukan menerbitkan surat tugas (ST) SPPD kepada oknum P3k paruh waktu, dalam kegiatan bimtek ke luar daerah aceh timur.
Dengan atas nama berinislal “MS”, dari mantan suami berinisial “MA”. Dugaan adanya dengan permainan sulap, yang telah di lakukan oleh pihak kepala uptd puskesmas kecamatan pante bidari kabupaten aceh timur itu. Yang disebut-sebut sapaan panggilan “Ns, Hamdani. S.Kep”, ke segala penjuru pihak terkait yang mengetahui adanya diduga kasus perselingkuhan antara bidan P3K paruh waktu di UPTD puskesmas pante bidari itu.
Dengan pihak bupati aceh timur, ternyata disinyalir permainan sulap yang mereka perbuat. Adanya berbau rupiah, agar tidak dapat mencuat dengan secara sorotan publik. Serta juga agar tidak adanya tindakan tegas oleh pihak aph polda aceh, dan disinyalir pula adanya pembungkaman berbau rupiah.
Pada sebelumnya, sempat pernah telah terjadi pemberitaan miring dengan secara sorotan publik. Dibeberapa media masa secara online tersebut, berjudul. Kapus Pante Bidari Disorot, Belum Beri Tanggapan Terkait Dokumen SPPD Bidan Paruh Waktu. Terbitan pada tanggal, 13 mei 2026 lalu.
Sesuai data dokumen yang sempat pernah di terima oleh salah satu seorang sumber khusus di aceh, menyebutkan dalam data SPPD itu. Dan salinan dokumen surat tugas yang disebut, berasal dari UPTD Puskesmas Pante Bidari. Dalam dokumen tersebut tercantum surat tugas Nomor : 449.1/1050/2025, tentang penugasan mengikuti Bimtek BLUD Puskesmas pada 19 hingga 22 November 2025. Dokumen itu juga, di tanda tangani oleh Kepala UPTD Puskesmas Pante Bidari atas nama Ns. Hamdani, S.Kep tertanggal 17 November 2025.
Hal tersebut juga, ketika wartawan media online ini. Sempat pula, menerima himpunan informasi tambahan dari salah satu seorang nara sumber khusus yang ke dua kalinya. Melalui seluler via telepon WhatsApp sumber khusus itu, dari kalangan masyarakat sumbernya di daerah kecamatan pante bidari kabupaten aceh timur tersebut. Sumber mengatakan, “omak. Cukup gila kali ah, dengan sistem permainan sulap antara pejabat di pemkab aceh timur. Saya dengar dari sumber saya di sana, adanya berawal agar tidak ketahuan belang kedoknya itu.
Pihak bupati aceh timur, ada memberikan uang ke pihak perempuan bidan UPTD puskesmas pante bidari itu. Sekitar lebih kurang senilai Rp 300 juta rupiah, agar tidak mencuat kasus dugaan perselingkuhan antara bidan dan bupati aceh timur. Begitu juga, penerbitan surat tugas bidan itu. Pihak kepala UPTD puskesmas pante bidari, juga sudah siram ke segala penjuru. Agar tidak mencuat dugaan kasus penerbitan surat SPPD tersebut, kepala UPTD puskesmas itu juga. Sudah cukup banyak habisnya, dalam kasus itu”. Cetus sumber khusus tersebut, kepada wartawan media online ini. Dan meminta agar jati dirinya, tetap di rahasiakan delam sorotan publik media masa online ini. Kamis 14/05/2026, sekitar pukul.14.43.wib.
Pantauan wartawan media online ini kembali, setelah di lakukan bantaian pemberitaan beberapa kali. Dengan secara gerilya itu, namun. Pihak dari kepala UPTD puskesmas pante bidari itu, terkesan tidak merasa takut dan goyang. Diduga dikarenakan itu pula, dirinya dugaan sudah melakukan secara sawer-saweran. Mulai dari pihak terhadap oknum-oknum sorotan publik mau pun lembaga-lembaganya swasta lainnya, bersama pihak dari aph daerah aceh timur juga dari pihak aph polda aceh. Sungguh sangat gawat, dengan permainan ilmu sulap pejabat utama dan pejabat kecil di pemkab aceh timur tersebut.
(Jihandak Belang)









