Jakarta, Radarreclasseering.com – Penanganan kasus dugaan korupsi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian meluas dan menyentuh kalangan legislatif. Sejumlah nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dikabarkan terseret dalam pengembangan kasus ini, menyusul keputusan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang mengajukan diri sebagai justice collaborator atau saksi pelaku kerja sama.
Kuasa hukum Sony Sonjaya, Krisna Murti, menyampaikan bahwa dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang disampaikan kliennya kepada penyidik, terdapat lebih dari 20 nama pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan aliran dana maupun proses pengambilan keputusan terkait program senilai triliunan rupiah itu.
Berdasarkan daftar nama yang diperoleh redaksi, keterlibatan paling banyak tercatat berasal dari jajaran Komisi IX DPR. Bahkan disebutkan, hampir seluruh pejabat di Komisi IX mulai dari para Wakil Ketua hingga perwakilan setiap kelompok fraksi dari berbagai partai politik turut terseret dalam pengungkapan ini.
“Benar, klien kami menyampaikan keterangan secara lengkap. Lebih dari 20 nama tercantum dalam keterangannya, dan yang paling banyak disebut memang dari lingkup Komisi IX. Bahkan struktur pimpinan dan perwakilan fraksi di komisi itu semuanya tersinggung dalam kasus ini,” ujar Krisna Murti kepada wartawan di Jakarta, kemarin.
Sebagai lembaga yang membidangi urusan kesehatan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan sosial, Komisi IX memiliki peran strategis dalam membahas dan menyetujui alokasi anggaran serta pengawasan pelaksanaan program-program pemerintah, termasuk MBG.
Dengan statusnya sebagai justice collaborator, keterangan Sony Sonjaya dinilai akan menjadi kunci penting bagi penyidik untuk menelusuri lebih dalam mata rantai keterlibatan, mulai dari proses pengesahan anggaran, pengadaan barang, hingga kemungkinan adanya jaminan perlindungan hukum dan politik selama program berjalan.
Pihak Kejaksaan Agung hingga saat ini masih menjaga kerahasiaan data lengkap tersebut dan menyatakan akan memverifikasi setiap keterangan yang masuk. Penyidikan dipastikan akan terus diperdalam untuk membuktikan kebenaran setiap dugaan dan menetapkan status hukum bagi pihak-pihak yang terbukti memiliki peran dalam kasus ini.(red)









