Mayat Mengenaskan di Ladang Jagung Jombang, Tubuh Tak Utuh, Senjata Tajam Tertinggal di Perut

JOMBANG, Radarreclasseering.com – Warga Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan mayat tak dikenal di kawasan ladang jagung, Senin (20/4/2026) pagi. Jasad yang ditemukan dalam kondisi sudah membusuk parah ini menyisakan misteri, termasuk soal identitas dan penyebab kematiannya.

Penemuan naas ini pertama diketahui oleh seorang warga yang sedang mencari rumput sekitar pukul 08.45 WIB. Saat beraktivitas, warga tersebut mencium bau menyengat yang menyergap hidung. Menelusuri sumber aroma tidak sedap itu, ia terkejut menemukan tubuh manusia yang sudah tergeletak tak berdaya di tengah rimbunnya tanaman jagung.

Lokasi penemuan mayat ini berada di kawasan hutan desa yang tak jauh dari area wisata setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi jasad sudah sangat memprihatinkan. Tubuh sudah tidak utuh dan mengalami pembusukan tingkat lanjut sehingga wajah korban tak lagi bisa dikenali.

Kepala Desa Sumberjo, Ismiatun, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, hingga saat ini identitas korban masih menjadi teka-teki besar. Bahkan, jenis kelamin korban pun belum bisa dipastikan hanya dengan melihat kasat mata.

“Kondisinya sudah rusak parah. Wajah sudah tidak bisa dikenali, jenis kelaminnya juga belum bisa dipastikan. Satu-satunya ciri yang masih tampak adalah rambut yang relatif panjang. Dari penampilan itu, warga menduga korban berusia muda,” ungkap Ismiatun saat dikonfirmasi.

Kejadian ini semakin mengundang tanda tanya setelah ditemukan indikasi kekerasan yang sangat jelas. Berdasarkan informasi yang diterima, di bagian bawah perut korban masih tertinggal sebuah senjata tajam.

“Saya belum tahu jelas identitas aslinya. Cuma dengar dari Polsek Puri bahwa ini dicari orang hilang asal Probolinggo,” tambah Ismiatun.

Sementara itu, hingga menjelang siang, proses evakuasi masih berlangsung. Personel kepolisian turun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (OTKP) secara detail. Mereka juga menunggu kedatangan tim identifikasi dari INAFIS untuk membantu memecahkan misteri identitas korban.

Jasad korban akhirnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Jombang sekitar pukul 11.00 WIB untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami kasus ini. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap siapa sebenarnya korban dan motif di balik kematian mengenaskan tersebut.(SB007).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *