UMKM Banyumas Mengadaptasi Budaya Luar untuk Marketing

Banyumas, Radarreclasseering.com -Selasa, (9/6/2026) Perkembangan media sosial membuat banyak UMKM mulai mengikuti tren luar negeri untuk menarik perhatian konsumen.

Fenomena makanan viral yang muncul di TikTok maupun Instagram menjadi salah satu peluang yang dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan.

Salah satunya adalah usaha Dubai Cheewy Cookie di Banyumas yang ikut memanfaatkan tren makanan viral dari luar negeri sebagai strategi pemasaran produknya.

Pemilik usaha mengatakan bahwa Dubai Cheewy Cookie sudah lebih dulu viral di TikTok dan media sosial lainnya.

Karena sedang ramai diperbincangkan, ia tertarik ikut menjual produk tersebut. “Soalnya lagi tren banget di TikTok, jadi banyak orang penasaran,”ujarnya.

ia menjelaskan bahwa penggunaan nama “Dubai” membuat produk terlihat lebih menarik dan memiliki kesan internasional.

Menurutnya, branding seperti itu lebih mudah menarik perhatian pembeli, terutama kalangan anak muda yang aktif menggunakan media sosial dan mengikuti tren viral di internet.

Selain itu, media sosial juga sangat memengaruhi perkembangan usaha tersebut.

Banyak konsumen mengetahui produk dari konten TikTok maupun Instagram yang menampilkan ulasan, vidio pembuatan produk,hingga rekomendasi makanan viral.

Hal ini membuat pemasaran menjadi lebih mudah karena produk dapat dikenal oleh masyarakat dalam waktu yang cepat.

“Kalau ada makanan yang lagi viral, biasanya orang langsung ingin coba,”katanya.

Meskipun mengikuti tren luar negeri, rasa dan harga produk tetap disesuaikan dengan selera masyarakat Banyumas agar lebih cocok dengan pasar lokal.

ia mengatakan bahwa penyesuaian tersebut penting dilakukan supaya konsumen tetap merasa cocok dengan produk yang dijual dan dapat membelinya dengan harga yang terjangkau.

Namun, ia juga mengakui bahwa mengikuti tren luar negeri memiliki tantangan tersendiri. Tren di media sosial dapat berubah dengan sangat cepat

sehingga pelaku usaha harus terus mengikuti perkembangan yang sedang populer agar tidak tertinggal oleh tren baru lainnya.

Menurutnya, tren budaya luar yang viral di media sosial cukup membantu perkembangan UMKM karena membuat produk lebih mudah dikenal masyarakat luas.

Selain meningkatkan penjualan, tren tersebut juga membantu pelaku usaha dalam membangun branding produk agar terlihat lebih menarik dan mengikuti perkembangan zaman.

Dari fenomena ini dapat dilihat bahwa budaya populer luar negeri memiliki pengaruh besar terhadap strategi pemasaran UMKM di Banyumas.

Media sosial menjadi sarana penting yang membantu pelaku usaha memanfaatkan tren global untuk menarik minat konsumen lokal.

Penulis Mahasiswa Syaltsa Nadya Aryanti dan Desta Sabila

 

(Red/One)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *