Perhutani Terima Kunker Pangdam V/Brawijaya Tinjau Rencana Pembangunan Batalyon Teritorial Di Jombang

Jombang, Radarreclasseering.com – (05/06/2026) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang menerima kunjungan kerja (kunker) Pangdam V/Brawijaya bersama Kepala Divisi Regional (Kadivre) Perhutani Jawa Timur untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP). Lokasi tersebut berada di areal Petak 14 RPH Purwodadi, BKPH Gedangan, KPH Jombang (indikatif KHDPK) dengan luas rencana 54,73 hektare, yang secara administratif masuk Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Kamis (4/6).

Kunjungan kerja Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. selaku Pangdam V/Brawijaya dan Wawan Triwibowo selaku Kadivre Perhutani Jawa Timur beserta rombongan dilakukan dalam rangka peninjauan area lahan pembangunan Yon TP. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan sosial kepada warga setempat.

Kepala Perhutani KPH Jombang, Enny Handhayani Y.S., menyampaikan bahwa berbagai langkah dan sinergi terus dijalin bersama pimpinan TNI, Polri, Kejaksaan, Perhutani, serta pemerintah daerah agar berbagai program strategis negara maupun tugas Perhutani dapat berjalan lancar di lapangan.

“Pada prinsipnya, kami selalu terbuka untuk terus menjalin sinergi dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan agar berbagai aspek penting dalam pengelolaan kawasan hutan tetap terjaga. Hari ini menyangkut rencana program negara, yaitu pembangunan Yon TP dan Brigif. Kegiatan ini sekaligus untuk mencari dukungan agar tugas Perhutani dalam memenuhi pendapatan perusahaan serta tata kelola kawasan hutan dan proses pelestarian hutan dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa terjadi gesekan maupun benturan sosial di masyarakat,” ungkap Enny.

Menurut Dandim 0814/Jombang, lahan yang direncanakan untuk pembangunan Markas Brigade Infanteri (Mabrigif) dan Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Mayonif TP) memiliki luas total 86,49 hektare, yang terdiri atas 54,78 hektare untuk pembangunan Yonif TP dan 31,71 hektare untuk pembangunan Brigif.

“Kontur tanah di lokasi berupa lahan bergelombang (undulating) dengan perbukitan rendah dan area datar yang relatif terbatas. Status lahan berada di kawasan Perhutani KPH Jombang. Secara administratif masuk Desa Grobogan dan saat ini masih dalam proses pengajuan,” paparnya.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menyampaikan terima kasih kepada Perhutani dan Forkopimda yang telah membantu menentukan lokasi pembangunan Yon TP.

“Di wilayah Jawa Timur terdapat empat tahap pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan yang akan dilaksanakan secara bertahap sesuai perencanaan yang telah ditetapkan. Dalam pelaksanaan pembangunan nantinya, agar dilakukan sosialisasi secara intensif kepada kelompok tani dan para pesanggem guna menghindari terjadinya kesalahpahaman maupun perbedaan persepsi di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pangdam menjelaskan bahwa pada pertengahan Juli mendatang diharapkan pembangunan empat barak telah selesai sehingga dapat segera digunakan dan ditempati oleh personel.

“Dalam proses pembangunan tentunya akan melibatkan masyarakat lokal guna meningkatkan perekonomian daerah serta mengajak partisipasi masyarakat sekitar dalam mendukung pembangunan Yon TP. Program pembentukan batalyon yang dicanangkan Presiden melalui Menteri Pertahanan merupakan langkah strategis untuk memperkuat pertahanan negara sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan dan perputaran ekonomi masyarakat di wilayah sekitar,” pungkasnya.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyampaikan bahwa Polres Jombang hingga saat ini terus bersinergi dan mendukung pembangunan Brigif maupun Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).

“Pada dasarnya Polres Jombang terus bersinergi serta mendukung terkait pembangunan Brigif dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP),” terang Kapolres.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya didampingi langsung oleh Wawan Triwibowo selaku Kadivre Perhutani Jawa Timur, Kelompok Ahli Pangdam V/Brawijaya, Inspektorat Kodam (Irdam) V/Brawijaya, Asrendam Kodam V/Brawijaya, serta Kasmin Pangdam V/Brawijaya.

Kunjungan kerja tersebut disambut oleh Kepala Perhutani KPH Jombang Enny Handhayani Y.S., Wakil Administratur PHW Jombang, Forkopimda Kabupaten Jombang, Forkopimca Mojowarno, Kepala Desa Grobogan, kelompok tani hutan, pesanggem, tokoh masyarakat setempat, serta undangan lainnya.

Pada prinsipnya, kegiatan kunjungan kerja ini bertujuan memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan serta melakukan pendekatan melalui sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terjadi gesekan maupun benturan sosial akibat kesalahpahaman terhadap berbagai program negara.

(Kom-PHT/Jbg/Ars)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *