Jambore Anak Tahun 2026: Pemkab Jombang Tegaskan Komitmen Pemenuhan Hak dan Partisipasi Anak

JOMBANG, RADARRELASSEERING.com – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKB-PPPA) Kabupaten Jombang menyelenggarakan agenda tahunan Jambore Anak Kabupaten Jombang Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 2–3 September 2026, ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S.Ag., M.Pd., mewakili Bupati Jombang di Pendopo Kabupaten Jombang pada Rabu (2/9/2026) pagi.

Kepala DPPKB-PPPA Kabupaten Jombang, Dr. dr. Ma’murotus Sa’diyah, M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan yang diikuti oleh 120 anak perwakilan sekolah se-Kabupaten Jombang dengan dukungan Forum Anak Jombang ini bertujuan memberi ruang nyata bagi hak partisipasi anak.

“Anak-anak menyumbang sepertiga dari total populasi Indonesia. Melalui Jambore ini, kita tingkatkan kapasitas mereka untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan, menjadi Pelopor dan Pelapor (2P) terhadap segala bentuk kekerasan, serta menumbuhkan kesadaran untuk mencegah perkawinan usia anak dan mendorong pemenuhan wajib belajar 13 tahun yang ramah anak,” jelas Ma’murotus Sa’diyah.

Wakil Bupati Jombang, Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd., yang hadir membacakan sambutan Bupati Jombang H. Warsubi, S.H., M.Si., menegaskan pentingnya posisi anak sebagai aset strategis pembangunan daerah.

“Anak-anak adalah bagian dari pembangunan daerah. Mereka berhak didengar, menyampaikan pendapat, serta turut memberikan gagasan terkait hal-hal yang menyangkut kehidupan dan masa depannya. Karena itu, mari kita wujudkan Jombang yang ramah bagi anak dengan memberikan ruang bagi mereka untuk bersuara, berpartisipasi, dan mengembangkannya,” ujar Gus Salmanudin membacakan pesan Bupati.

Pemkab Jombang juga memberikan penekanan khusus terkait pencegahan pernikahan usia anak dan pentingnya menuntaskan pendidikan.

“Masa depan kalian masih sangat panjang. Oleh karena itu, jangan pernah mengambil keputusan untuk menikah di usia anak. Gunakan masa muda kalian untuk belajar, mengembangkan potensi, berkarya, bermain, membangun persahabatan, dan mempersiapkan diri meraih cita-cita. Sekolah bukan hanya tentang mendapatkan ijazah, tetapi yang paling penting memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, karakter yang baik, dan kesiapan menghadapi masa depan,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Ketua Forum Anak Kabupaten Jombang periode 2025–2026, Asyifa Maulidina Widya Astutik, memimpin pembacaan Ikrar Suara Anak Jombang 2026. Sembilan poin ikrar tersebut diantaranya menegaskan komitmen anak-anak Jombang untuk berani bersuara, menciptakan lingkungan inklusif, menjauhi zat adiktif dan kekerasan, menolak pekerja anak, serta aktif menjadi agen perubahan sebagai Pelopor dan Pelapor (2P).

Pembukaan Jambore Anak Kabupaten Jombang 2026 ditandai dengan bacaan basmalah oleh Wakil Bupati Jombang dan ditutup dengan pembacaan pantun motivasi. Secara simbolis Wakil Bupati Jombang Salmanudin dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang juga mengalungkan tanda peserta Jambore kepada perwakilan anak Jombang.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., beserta Kepala OPD terkait di lingkup Pemkab Jombang. Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Ibu Yuliati Nugrahani, Ketua I Ning Dr. Hj. Ema Erfina Salmanudin Yazid, M.Pd.I., dan Ketua III Ibu Lilik Agus Purnomo. Narasumber dalam kegiatan ini Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak DP3AK Provinsi Jawa Timur, R. Hari Chandra Noviyanto, S.H., M.Si.,

Kegiatan ini juga mengundang Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Jombang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang (atau yang mewakili), Kepala Unit PPA Polres Jombang, Women’s Crisis Center (WCC) Jombang, serta LBH Puan Sejahtera, serta 120 anak peserta Jambore dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang.

Pembukaan acara berlangsung hangat dan inklusif lewat penampilan Tari Remo dari M. Zulfikar, seorang siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Tak hanya menari, Zulfikar juga menyerahkan lukisan karyanya yang mengabadikan ikon daerah Candi Rimbi dan Ringin Contong kepada Wakil Bupati Jombang.(kom/sb)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *