Syarikah Arab Saudi Tinjau Asrama Haji Surabaya, Pastikan Aktivasi Nusuk Dimulai dari Embarkasi

Surabaya,http://radarreclasseering.com
Menjelang pemberangkatan jemaah haji tahun 2026, perwakilan syarikah atau penyedia layanan haji asal Arab Saudi, Albaitguests, melakukan kunjungan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Jumat siang (3/4/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan jemaah, khususnya proses aktivasi kartu Nusuk yang menjadi akses utama selama beribadah di Tanah Suci.

Dalam kunjungan tersebut, pihak syarikah melakukan koordinasi langsung dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur guna menyinkronkan persiapan teknis pelayanan jemaah haji embarkasi Surabaya.

Kartu Nusuk sendiri merupakan identitas digital sekaligus akses layanan bagi jemaah selama berada di Arab Saudi, termasuk untuk transportasi, akomodasi, hingga akses ke lokasi ibadah. Oleh karena itu, aktivasi kartu Nusuk direncanakan dilakukan di Indonesia, tepatnya di setiap embarkasi atau asrama haji, sebelum jemaah diberangkatkan.

Business Development Director Albaitguests, Omar Ayoub, menjelaskan bahwa langkah tersebut bertujuan agar jemaah dapat langsung fokus menjalankan ibadah setibanya di Arab Saudi tanpa terkendala masalah administrasi atau akses layanan.

“Aktivasi Nusuk dilakukan di setiap embarkasi atau asrama haji di Indonesia. Hal ini agar jemaah saat tiba di Arab Saudi bisa langsung fokus beribadah tanpa terkendala akses layanan,” ujar Omar.

Ia menambahkan, kartu Nusuk memuat berbagai informasi penting, seperti lokasi penginapan dan layanan jemaah. Jika kartu tersebut hilang, proses penggantian dapat memakan waktu hingga dua hari atau lebih, sehingga berpotensi mengganggu kegiatan ibadah jemaah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, As’adul Anam, menyatakan bahwa kunjungan syarikah menjadi indikator positif bahwa seluruh persiapan penyelenggaraan haji di embarkasi Surabaya berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, hingga saat ini sebagian besar dokumen perjalanan jemaah, termasuk visa, telah terbit dan sedang dalam tahap verifikasi data oleh petugas.

“Kehadiran syarikah di sini menunjukkan bahwa tidak ada gangguan dalam persiapan haji. Saat ini sekitar 99 persen visa jemaah sudah terbit dan kami terus melakukan verifikasi data sebelum tahapan simulasi,” jelas As’adul.

Meski persiapan telah mencapai hampir 100 persen, pihak Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur masih akan melaksanakan simulasi pemberangkatan sebagai tahap akhir untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar.

Dengan koordinasi intensif antara penyedia layanan dari Arab Saudi dan pemerintah Indonesia, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, khususnya bagi jemaah embarkasi Surabaya, dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman sejak keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. *(Rhy)

 

 

Let’s Joint Us Guys…

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *