Jember,http://radarreclasseering.com –Muspika Semboro Jumat pagi pukul 06.30 Wib, melaksanakan kegiatan dalam rangka penanaman bibit pohon di sepanjang ruas jalan khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Semboro. Kegiatan tersebut diikuti seluruh Kepala Desa dan perangkat desa se-Kecamatan Semboro (30/01/2026).
Sekaligus segenap para instansi yang terkait, baik dari elemen tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan RT dan RW se Kecamatan Semboro ikut serta hadir dalam kegiatan ini. Kegiatan
penanaman bibit pohon hari ini dengan tema “GERAKAN SEMBORO TANAM POHON” Tanam Pohon, Tanam Kebaikan, Tanam Kehidupan”.
Penanaman bibit pohon tersebut adalah, merupakan salah satu bentuk kepedulian dan rasa kecintaan bersama dalam menjaga bumi. Dan serta kelestarian dalam lingkungan yang ada di bumi tetap terjaga dengan baik, dan nantinya akan memberi suatu manfaat bagi kehidupan manusia.
“Camat Semboro, A. Fauzi S. Sos, Msi. Kegiatan ini dalam rangka evaluasi diri bahwa lingkungan kita ini semakin lemah butuh perhatian, kita tau dimana-mana banyak bencana alam, tanah longsor, banjir dan sebagainya. Itu penyebabnya antara lain kayak ikat tanah kurang Kuwat karena banyak penebangan pohon dan sebagainya.
Pada hari ini kami dari Kecamatan Semboro mengambil inisiatif bersama seluruh masyarakat, seluruh elemen, seluruh perusahaan, sekolah dan sebagainya. Dan bahu membahu, bibitnya juga gotong-royong dari masyarakat kita menanam seluruh ruas tanah jalan yang ada di wilayah kecamatan Semboro.
Kann kirinya kita tanami, tanaman baik itu ada yang dari kayu-kayuan, buah-buahan yang penting itu untuk semua menjaga lingkungan bersama. Untuk tanaman buah-buahan itu ada buah Kurma, Apokat, Mangga, Rambutan, Durian, Jambu dan Mahoni dan sebagainya itu adalah kayu-kayuan jangka panjang.
Sehingga kita nanti berharap pemeliharaan
nya kuat bisa mengikat tanah dan jika nanti tanah itu terjaga dari banjir, longsor dan sebagainya. Harapan saya, masyarakat mulai sadarlah, bahwa yang kita nikmati sekarang ini dari alam, bisa harus dinikmati oleh anak cucu kita nanti,
artinya kita ini ikut menjaga lingkungan.


Menanam dan menjaga juga masyarakat, dan membuang sampah pada tempatnya, sehingga selokan-selokan tidak tersumbat dan sebagainya. Dan anak cucu kita juga bisa menikmati saat seperti hari ini, waktu menjaga dengan baik. Untuk penanaman pohon hari ini ada sekitar 2000 (dua ribu) bibit pohon, dan peserta sekitar 750 orang.”ujar Fauzi.
(Indra)





