Kapolres Rokan Hilir Pimpin Apel Siaga Karhutla Bersama Pemerintah Daerah dan PT Salim Ivomas Pratama

Rokan Hilir, Radarreclasseering.com – Menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjelang musim kemarau, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. memimpin langsung pelaksanaan Apel Siaga Pengendalian Karhutla yang digelar secara bersama antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan PT Salim Ivomas Pratama, Tbk. Kegiatan berlangsung pada Selasa (23/06) pukul 08.40 WIB di Pondok III Devisi IV Perkebunan Rumbia II, Kepulauan Balam Sempurna, Kecamatan Balai Jaya.

Apel ini dihadiri oleh unsur TNI, Polri, BPBD, instansi terkait, jajaran manajemen perusahaan, tokoh masyarakat, serta tim pemadam kebakaran lapangan. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tamu, atraksi budaya, pembacaan doa, hingga penampilan drumband dan simulasi penanganan kebakaran yang memperlihatkan kesiapan tim dan peralatan yang dimiliki.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa wilayah Rokan Hilir memiliki lahan gambut yang luas dan sangat rentan terbakar. “Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tapi juga mengganggu kesehatan, ekonomi, pendidikan, hingga keamanan masyarakat. Oleh karena itu, apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti komitmen bersama untuk memastikan kesiapan dan sinergi seluruh pihak,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pencegahan adalah prioritas utama, lebih efektif dan hemat dibandingkan penanggulangan saat kebakaran sudah terjadi. Kepada seluruh pihak, ia menginstruksikan untuk rutin melakukan patroli, deteksi dini titik panas, serta mempergiat sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara dibakar beserta dampak hukumnya.

Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen pencegahan Karhutla, penanaman 18 bibit pohon Jelutung sebagai upaya penghijauan, serta penyerahan bantuan mesin air kepada perwakilan wilayah setempat untuk mendukung kesiapan peralatan di lapangan.

Secara keseluruhan, apel siaga ini berakhir pukul 10.25 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif. Kegiatan ini membuktikan bahwa keberhasilan pengendalian Karhutla membutuhkan kerja sama, komunikasi, dan koordinasi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan seluruh lapisan masyarakat.(RZ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *