Evaluasi Program MBG, Prabowo: Indonesia Lebih Baik dari Jepang dan Eropa

JAKARTA,http://radarreclasseering.com  –Presiden Prabowo Subianto menyatakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia menunjukkan perkembangan positif. Bahkan, ia menilai dalam sejumlah aspek, capaian Indonesia lebih baik dibandingkan beberapa negara maju seperti Jepang dan negara-negara di Eropa.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan evaluasi terhadap implementasi awal program MBG yang mulai dijalankan secara bertahap di sejumlah daerah. Menurut dia, sistem distribusi dan keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan program tersebut berjalan relatif baik.

“Dalam beberapa indikator pelaksanaan, kita bisa lebih cepat dan lebih tepat sasaran. Bahkan dibandingkan dengan Jepang dan beberapa negara Eropa, kita tidak kalah,” ujar Prabowo dalam keterangannya, baru-baru ini.

Prabowo menjelaskan, keberhasilan awal program tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta partisipasi masyarakat. Ia menilai, semangat gotong royong menjadi faktor pembeda dalam implementasi kebijakan di Indonesia.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait pemerataan distribusi dan kesiapan infrastruktur di daerah terpencil. Pemerintah, kata dia, akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar program benar-benar tepat sasaran.

Program MBG merupakan salah satu agenda prioritas pemerintahan Prabowo yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah, sekaligus menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sejumlah kalangan sebelumnya menyoroti besarnya anggaran serta efektivitas program tersebut dalam jangka panjang. Menanggapi hal itu, Prabowo menegaskan evaluasi akan dilakukan secara berkala dan transparan.

“Setiap kebijakan besar pasti ada kritik. Itu wajar. Yang penting kita terus perbaiki dan pastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan program MBG dapat menjangkau jutaan anak sekolah secara bertahap, dengan standar gizi yang disesuaikan kebutuhan tumbuh kembang anak. Evaluasi berkala disebut menjadi kunci untuk memastikan program tersebut berjalan efektif dan berkelanjutan.
(SB007)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *