Langkat,http://radarreclasseering.com – Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap tujuh orang dalam operasi tangkap tangan di wilayah Sumatera Utara. Salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Langkat.
Selain Bupati Langkat, Tim KPK juga mengamankan seorang aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat dan lima orang dari kalangan swasta.
Saat ini, para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut masih menjalani pemeriksaan awal di Polrestabes Medan.
“Adapun tujuh orang yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diamankan di wilayah Langkat, Binjai, dan juga Medan,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Jumat 03/06/2026.
“Berdasarkan informasi yang beredar, Syah Afandin dan sejumlah pihak lainnya diduga diamankan terkait transaksi suap proyek,” terangnya.
“KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, termasuk Syah Afandin,” ungkpnya.
“Dengan penangkapan tersebut, Syah Afandin menjadi Bupati Langkat kedua yang terjaring operasi tangkap tangan KPK,” pungkasnya.
Sebelumnya, mantan Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin, juga pernah diamankan KPK pada Januari 2022 dalam perkara dugaan korupsi.
*(Sof/ES)








