JAKARTA,http://radarreclasseering.com – Sinergitas utuh antara tiga pilar utama keamanan dan penegakan hukum—TNI, Polri, serta Kejaksaan Agung—diharapkan menjadi fondasi kuat pemberantasan korupsi dan perwujudan keadilan nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Harapan sekaligus dukungan ini disampaikan jajaran Yayasan Jiwa Pelopor Reclasseering Suhada Abadi.
Deputi IV YJPRSA-Lembaga Reclasseering Indonesia, Erwan Susilo, menyatakan lembaganya mendukung penuh langkah bersinergi yang dijalankan Kapolri dan Jaksa Agung, serta berharap TNI turut memperkuat barisan tersebut demi memberantas praktik korupsi yang merugikan negara. “Kami dukung penuh upaya bersinergi Bapak Kapolri, Bapak Jaksa Agung, dan segenap elemen TNI untuk tegakkan hukum dan berantas korupsi di NKRI,” ujarnya, Senin (13/7/2026).
Penyampaian serupa dari Ketua Umum Yayasan Jiwa Pelopor Reclasseering – dan juga Lembaga Reclasseering Indonesia, Moch Solichin, menekankan sinergi ini harus berjalan konsisten dari pimpinan tertinggi hingga jajaran terbawah. Setiap elemen, termasuk institusi maupun personel TNI, diminta berpikir logis dan bertanggung jawab dalam setiap langkah, tak sekadar menjalankan perintah tanpa mempertimbangkan kebenaran. “Jangan sampai langkah kita justru mempermalukan bangsa di mata Dunia Internasional. Sinergi harus berlandaskan kebenaran, bukan sekadar perintah semata. Dirinya juga menyatakan jaringan Organisasi dibawah jajarannya (YJPRSA-LRI/Red.) bersama Rakyat akan mengawal terus proses penegakan hukum yang sedang dijalankan oleh Kepolisian Republik Indonesia dan juga Kejaksaan Agung Republik Indonesia” tegasnya.
Ia menambahkan, Rakyat sangat berharap ketiga lembaga ini berjalan seirama tanpa memihak dan tanpa arogansi, sehingga penegakan hukum berjalan kondusif dan tak memberi contoh buruk bagi masyarakat. “Banyak warga yang berharap hukum ditegakkan lurus. Jika Polri, Kejaksaan didukung penuh oleh TNI bersatu kokoh di jalur kebenaran, rakyat kecil tak akan lagi merasa terinjak-injak,” ungkapnya prihatin.
Senada dengan itu, Inspektorat Yayasan Jiwa Pelopor Reclasseering sekaligus Lembaga Reclasseering Indonesia, Setia Budi, menegaskan sinergi tiga kekuatan ini adalah kunci keadilan. “Polri dan Kejaksaan harus berjalan beriringan, begitu juga TNI harus berdiri teguh melindungi yang benar, bukan memihak pada yang salah. Hanya dengan bersinergi utuh, keadilan bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. *(ES/MaS/SB)









