Jombang, Radarreclasseering.com – Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., menghadiri kegiatan peresmian operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring melalui aplikasi Zoom, Sabtu (16/5/2026). Perhelatan akbar yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk ini merupakan tindak lanjut dari pembangunan 80 ribu kelembagaan koperasi yang telah diresmikan pada Juli 2025 lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Warsubi beserta jajaran Forkopimcam Jombang turut memantau jalannya kegiatan langsung dari lokasi KDKMP Mojongapit, Kecamatan Jombang. Turut hadir mendampingi, Dandim 0814 Jombang Letkol Kav. Dicky Prasojo, S.H., M.Han., Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., perwakilan Satradar 405/Ploso, Kejaksaan Negeri Jombang, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Melalui sambutannya secara virtual, Presiden RI Prabowo Subianto menilai keberhasilan operasionalisasi KDKMP ini sebagai sebuah tonggak sejarah yang membanggakan. Menurutnya, konsep hingga realisasi pembangunan fisik yang hanya memakan waktu kurang dari satu tahun dimulai November 2025 merupakan prestasi luar biasa bagi bangsa Indonesia.
“Kita mendirikan KDKMP mulai dari konsep hingga kini terwujud, hanya dalam waktu kurang dari satu tahun. Pembangunan fisiknya saja dimulai November 2025, dalam tujuh bulan kita bisa mengoperasionalisasikan 1061 KDKMP. Ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga menekankan sinergi antara program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan keberadaan KDKMP sebagai motor penggerak ekonomi desa. Dengan perputaran uang yang diperkirakan mencapai Rp10,8 miliar per tahun di setiap desa melalui program MBG, koperasi diharapkan mampu menjadi wadah penyerapan produksi lokal masyarakat.
“Setiap hari di desa beredar uang Rp15.000 x 3.000, sehingga dalam satu tahun Rp10,8 miliar beredar di desa. Dengan uang beredar sejumlah itu, maka warga yang produksi lele, tempe, semua bisa terjual. MBG ditambah KDKMP akan membangkitkan ekonomi kita,” jelas Presiden.
Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan dalam arahannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh kepala daerah, pemerintah desa, serta unsur TNI dan Polri yang telah bersinergi mensukseskan pembangunan koperasi tersebut. Ia menegaskan bahwa KDKMP bukan sekadar bangunan fisik, melainkan instrumen strategis untuk mewujudkan keadilan ekonomi bagi desa-desa di Indonesia.
“Pembangunan KDKMP adalah upaya untuk memajukan ekonomi masyarakat secara strategis, di mana ekonomi tumbuh dimulai dari desa. Hari ini Presiden tidak hanya meresmikan gedung, namun meresmikan instrumen keadilan ekonomi, keadilan bagi desa se-Indonesia,” tegas Zulkifli Hasan.
170 Koperasi di Jombang Sudah Beroperasi
Di sela-sela kegiatan daring, Bupati Jombang Warsubi melaporkan progres pembangunan koperasi di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa dari total 211 KDKMP yang telah dibangun di Kabupaten Jombang, sebanyak 170 di antaranya telah siap beroperasi dan ikut dilaunching secara serentak.
“Di Jombang Alhamdulillah, KDKMP yang sudah dibangun sejumlah 211, dan yang sudah dilaunching operasionalisasinya sejumlah 170,” ungkap Bupati Warsubi.
Usai mengikuti rangkaian acara virtual, Bupati Warsubi meninjau langsung kesiapan operasional di KDKMP Mojongapit. Ia memastikan pasokan bahan pokok seperti beras premium, beras SPHP, Minyak Kita, LPG, serta kebutuhan lainnya telah tersedia lengkap di etalase dengan harga yang lebih terjangkau bagi warga. Gerai ini juga dilengkapi dengan layanan apotek untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat sekitar.
“Termasuk KDKMP di Mojongapit ini sudah mulai beroperasi. Maka dari itu, kita tidak ikut launching bersama Bapak Presiden di Nganjuk sebab KDKMP kita termasuk salah satu yang dilaunching,” jelas Bupati Warsubi.
Menutup kunjungannya, Bupati Warsubi mengajak seluruh masyarakat Jombang untuk aktif menjadi anggota koperasi. Ia menegaskan bahwa seluruh keuntungan dan Sisa Hasil Usaha (SHU) akan dikembalikan untuk kesejahteraan anggota, sesuai prinsip koperasi “dari kita, oleh kita, dan untuk kita”.








