ASAHAN, RADARRECLASSEERING.com – Masyarakat Kabupaten Asahan meminta Kepada Bapak Kapolres Asahan untuk menutup dan mencabut ijin operasional yang modusnya Salon Neeta ternyata didalamnya Tempat Hiburan Malam (THM). Kamis 15/10/2026.
Salon Neeta ini hanya modus saja ternyata di dalamnya tempat penjualan minuman keras dan menjual barang haram, seperti Pill Exstasi dan lainnya, banyak pengunjung anak-anak muda dan orang dewasa untuk dugem.
Kalau di lihat dari luar saja seperti salon biasa, ketika masuk kedalam ternyata bayak ruang dan alat musik untuk berjoget dan pesta minuman keras.
Hal ini sudah di sampaikan oleh beberapa saksi, bahwasanya Salon Neeta ini diduga milik oknum polisi yang masih aktif bertugas di Mapolres Asahan, sebagai personil Intelkam.
“Apakah Kapolres Asahan yang baru ini bisa menyelesaikan kasus kematian seorang wanita berinisial (WH) diduga Over Dosis (OD),” katanya.
“Bapak Kapolres Asahan tindak tegas angota bapak kalau dugaan ini benar terkait instruksi Bapak Kapolri pada saat pidato di Ruang MPR maupun yang sudah beredar di media sosial,” ucapnya.
“Saya berharap dengan kejadian ini tidak ada lagi (THM) Tempat Hiburan Malam di Kabupaten Asahan, apa lagi di Wilayah Hukum Polres Asahan,” harapannya.
“Tutup semua agar tidak ada lagi tempat-tempat transaksi narkoba maupun barang haram lainnya, Karen bisa merusak generasi muda baik Pria maupun Wanita,” pungkasnya. (Reski)









