Prabowo: Saya Mau Petani Indonesia, Paginya Bertani, Malamnya Naik Mobil ke Disko

JAKARTA,http://radarreclasseering.com — Presiden terpilih Prabowo Subianto kembali menegaskan visinya tentang peningkatan kesejahteraan petani Indonesia. Dalam sebuah pidato yang disampaikan di hadapan para petani dan pemangku kepentingan sektor pertanian, Prabowo melontarkan pernyataan yang menarik perhatian publik. Ia mengatakan ingin melihat petani Indonesia hidup makmur, bahkan mampu menikmati gaya hidup modern.

“Saya mau petani Indonesia itu paginya bertani, malamnya naik mobil ke disko,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan hadirin.

Pernyataan tersebut, menurut Prabowo, bukan sekadar candaan, melainkan gambaran tentang cita-citanya agar petani tidak lagi identik dengan kemiskinan dan keterbatasan. Ia menilai selama puluhan tahun petani kerap diposisikan sebagai kelompok yang bekerja keras namun tidak menikmati hasil yang sepadan.

Prabowo menegaskan bahwa sektor pertanian harus menjadi sektor yang menjanjikan secara ekonomi. Untuk itu, ia berkomitmen mendorong modernisasi pertanian, mulai dari penggunaan alat dan mesin pertanian, akses pupuk dan benih berkualitas, hingga jaminan harga hasil panen yang menguntungkan petani.

“Petani harus kaya. Kalau petani miskin, negara ini tidak akan kuat. Negara kuat kalau petaninya sejahtera,” kata Prabowo.

Ia juga menyoroti pentingnya peran negara dalam melindungi petani dari fluktuasi harga dan praktik perdagangan yang merugikan. Menurutnya, pemerintah harus hadir melalui kebijakan yang berpihak, termasuk penguatan peran Badan Urusan Logistik (Bulog) dan penataan sistem distribusi pangan nasional.

Selain itu, Prabowo menyinggung soal regenerasi petani. Ia mengakui bahwa minat generasi muda terhadap sektor pertanian masih rendah karena citra petani yang dianggap tidak menjanjikan masa depan.

Dengan meningkatkan kesejahteraan dan memperkenalkan teknologi modern, Prabowo berharap pertanian bisa menjadi profesi yang membanggakan bagi anak muda.

“Kalau bertani itu hasilnya bagus, hidupnya layak, anak-anak muda pasti mau turun ke sawah,” ujarnya.
Pernyataan Prabowo menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian menilai ungkapan tersebut sebagai cara sederhana untuk menyampaikan pesan serius tentang keadilan ekonomi bagi petani.

Namun, ada pula yang mengingatkan agar pernyataan simbolik tersebut diiringi dengan kebijakan konkret dan konsisten.

Pengamat pertanian menilai visi Prabowo sejalan dengan kebutuhan reformasi sektor pertanian nasional. Tantangannya, menurut mereka, terletak pada implementasi di lapangan, mulai dari tata kelola anggaran, sinergi antarkementerian, hingga pengawasan agar kebijakan benar-benar dirasakan petani kecil.

Dengan pernyataan tersebut, Prabowo kembali menegaskan bahwa pertanian akan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya. Ia menutup pidatonya dengan menekankan bahwa kemakmuran petani adalah fondasi bagi ketahanan pangan dan kedaulatan bangsa.

“Kalau petani tersenyum, Indonesia akan tersenyum,” pungkas Prabowo.

*(SB)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *