Pasca Aksi Damai : Humas IPTD, Nanda Detama Beri Ultimatum

DUMAI, RADARRECLASSEERING.com – Ikatan Pemuda Tempatan Dumai (IPTD) meluapkan kekecewaannya atas sikap apatis dan tertutup yang ditunjukkan oleh perusahaan-perusahaan tenan di dalam kawasan Pelabuhan Pelindo Dumai. Para tenan tersebut dinilai memandang sebelah mata gerakan unjuk rasa damai yang telah digelar oleh IPTD sebelumnya.

Humas IPTD, Nanda Detama secara tegas menyayangkan sikap sejumlah manajemen perusahaan tenan yang terkesan abai dan tidak menghargai perjuangan masyarakat lokal terkait hak-hak ketenagakerjaan.

“Kami sangat menyayangkan sikap perusahaan-perusahaan tenan di kawasan Pelindo Dumai yang seolah memandang sebelah mata gerakan IPTD kemarin. Padahal, kami masih ingin secara kooperatif dan tetap menjaga kondusifitas dalam menyampaikan aspirasi ini,” ujar Nanda Detama dengan nada geram, Jumat (9/10/2026).

Kendati demikian, Nanda menegaskan bahwa pihak IPTD masih membuka ruang dialog dan mengedepankan jalur musyawarah. Sesuai dengan kesepakatan bersama perwakilan dari pihak Pelindo saat aksi kemarin, sebuah agenda *Focus Group Discussion* (FGD) dijadwalkan akan digelar pada hari Senin mendatang. FGD tersebut akan berfokus secara khusus membahas tuntutan utama IPTD, yakni penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat tempatan, khususnya di wilayah Ring 1 Kawasan Pelabuhan Pelindo Dumai.

Namun, IPTD memberikan ultimatum keras kepada pihak manajemen Pelindo maupun seluruh perusahaan tenan. Jika agenda krusial tersebut gagal terlaksana, gelombang perlawanan yang lebih besar dipastikan bakal pecah.

” Kami masih mengedepankan dalam penyampaian aspirasi dengan kooperatif dan tetap menjaga kondusifitas. Dan sesuai kesepakatan dengan perwakilan dari Pelindo saat aksi kemarin, hari Senin akan digelar FGD terkait aspirasi penyerapan tenaga kerja untuk masyarakat tempatan di Ring 1 Kawasan Pelabuhan Pelindo Dumai. Kalau seandainya Senin, 12 Oktober 2026, tidak terjadi FGD, maka dapat dipastikan dari IPTD akan melakukan Aksi Jilid II,” tegas Nanda.

Jika skenario buruk tersebut terjadi, IPTD memastikan titik aksi unjuk rasa jilid kedua tidak lagi hanya terpusat di satu tempat, melainkan akan dipecah dan diperketat di dua titik vital kawasan pelabuhan.

“Kami terus memperkuat konsolidasi massa untuk Aksi Unjuk Rasa Jilid II tersebut, yang akan menempatkan titik aksi di dua tempat strategis, yaitu di Gate 1 Pelindo dan Gate 2 Pelindo. Jangan uji kesabaran masyarakat tempatan,” pungkasnya.

IPTD mendesak agar manajemen Pelindo dan seluruh perusahaan tenan di dalam kawasan tidak meremehkan komitmen perjuangan ini demi keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat tempatan Dumai.(AS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *