Purworejo, Radarreclasseering.com – (4 Mei 2026) Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 yang digelar di halaman SMK Nurussalaf Kemiri berlangsung khidmat dan penuh makna. Momen ini menjadi istimewa karena dihadiri dan dipimpin langsung oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti SH, yang sekaligus menyampaikan pesan-pesan strategis kepada seluruh warga sekolah, khususnya para siswa.
Bagi sekolah yang bernaung di bawah lingkungan pendidikan berbasis pesantren ini, pesan yang disampaikan Bupati seolah menjadi penguatan dan penegasan kembali atas nilai-nilai yang selama ini ditanamkan. Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa tujuan pendidikan tidak berhenti pada pencapaian nilai akademik atau penguasaan keterampilan kejuruan semata, tetapi harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan akhlak yang mulia.
“Kalian belajar di sini, menuntut ilmu dan menguasai berbagai keahlian, itu semua sangat penting. Namun ingat, ilmu dan keterampilan tanpa ditopang karakter yang kuat dan akhlak yang baik, ibarat bangunan tanpa pondasi. Kelak saat kalian terjun ke masyarakat, dunia kerja, atau melanjutkan pendidikan, justru kedua hal itulah yang akan menjadi pembeda dan modal utama kesuksesan,” ujar Bupati di hadapan ratusan siswa yang berdiri tegak dan menyimak dengan seksama.
Salah satu poin yang mendapat perhatian khusus adalah himbauan terkait penggunaan teknologi dan media sosial. Menyadari bahwa generasi muda saat ini tumbuh dan berkembang di tengah kemajuan informasi yang sangat cepat, Bupati mengingatkan bahwa kemudahan akses informasi membawa dua sisi mata uang. Di satu sisi banyak manfaatnya, namun di sisi lain banyak pula konten atau pengaruh buruk yang dapat merusak pola pikir dan perilaku jika tidak disaring dengan baik.
“Teknologi adalah anugerah, tapi juga menjadi tantangan besar. Kalian harus menjadi pengguna yang cerdas, bukan hanya pengguna pasif. Pilihlah informasi yang menambah wawasan, yang membangun, dan jauhkan diri dari hal-hal yang melanggar norma, agama, maupun aturan yang berlaku. Bijaklah bermedia, karena apa yang kalian sebarkan dan konsumsi hari ini, akan menjadi cerminan diri kalian nantinya,” tambahnya.
Sesuai dengan identitas SMK Nurussalaf yang mengedepankan pendidikan karakter dan agama, pesan mengenai pentingnya etika, sopan santun, dan akhlak mulia disambut baik oleh pihak sekolah maupun siswa. Kepala sekolah dan sejumlah guru menyatakan bahwa amanat Bupati sangat selaras dengan visi misi sekolah, sehingga akan menjadi panduan tambahan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar maupun pembinaan siswa sehari-hari.
Menutup amanatnya, Bupati berharap seluruh siswa dapat menerapkan semua pesan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ia optimis, jika generasi muda Purworejo memiliki kombinasi keunggulan akademik, keterampilan, serta akhlak yang mulia, maka mereka tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga menjadi duta kebaikan yang membawa nama baik daerah.
“Jadilah generasi yang membanggakan, pintar ilmunya, indah akhlaknya, dan bermanfaat bagi sesama. Itulah definisi sesungguhnya dari generasi penerus bangsa yang kita harapkan,” pungkasnya disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta upacara.
(SBE)









