Jakarta,http://radarreclasseering.com –(Selasa, 23/12/2025)
Bertempat di Ruang Meeting Koperasi Gardamas, tepatnya di Sinarmas Land, Jl. M.H. Thamrin – Jakarta Pusat, Direktur Utama Koperasi Gardamas, M. Ali Yasin, didampingi K.H. Achmad Fauzi (Penasehat Koperasi), Riki Rahmanto (Komisaris) serta Moch. Solichin (Head Legal), Beraudiensi dengan Bupati Bondowoso, K.H. Abdul Hamid di sela-sela kesibukan Dinas di Jakarta.
M. Ali Yasin, yang biasa dipanggil Gus Yasin, memberikan sambutan dan penyampaian maksud serta tujuan hadirnya Bupati Bondowoso saat ini, atas Audiensi Koperasi Gardamas dengan Bupati Bondowoso, K.H. Abdul Hamid, serta Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bondowoso, Hendry. Tak lain dan tak bukan untuk bersinergi dengan Pemerintahan Bondowoso akan kerjasama yang didapat oleh Koperasi yang dipimpinnya.
Gus Yasin menyampaikan Program Koperasi Gardamas yang telah bekerjasama dengan salah satu perusahaan besar asal Vietnam dalam pengadaan lahan untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dari V-Tech, yakni V-Green. Disamping hal tersebut, Investor dari Vietnam dan Rusia juga menitipkan pesan kepada Koperasi Gardamas kiranya dapat meneruskan keinginan dan harapan untuk dapat berinvestasi dalam bidang Peternakan khususnya Peternakan Sapi Perah, Investasi di Bidang Pengembang Properti/Perumahan, dan Investasi di Bidang Kesehatan (Pembangunan Rumah Sakit).
Komisaris Koperasi Gardamas, Riki Rahmanto, juga memberikan penjelasan bahwa selain penawaran Investor yang telah digalang oleh Koperasi Gardamas, mereka juga mendapat Support dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mensosialisasikan Kampung Tematik Nelayan, serta Program Produksi Garam Industri yang telah digagas untuk dapat diproduksi dalam negeri sekala besar. Pembangunan Rumah Sakit yang akan dibiayai oleh CSR dari Perusahaan Besar Vietnam (V-Tech Group). Serta Pembangunan Infrastruktur Mobil Listrik (V-Green) berupa SPKLU dengan target 50.000 titik di tiap wilayah seluruh Indonesia.

Selain Support dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Koperasi Gardamas juga mendapat dukungan dan bimbingan langsung dari Kementerian Koperasi, yang mana dalam pertemuan Audiensi dengan Bupati Bondowoso dihadiri oleh salah satu staff Kementerian Koperasi, Bayhaqqi yang juga dari Aktifis dan Tokoh Muda Nahdliyin dimana beliau menjabat sebagai Wakil Sekretaris Lakpesdam PWNU DKI Jakarta.
Pada presentasi yang dipaparkan, Gus Bayhaqqi menjabarkan bahwa “Kementerian Koperasi telah konsisten menopang Ekonomi Lokal dengan Target Utama Menstabilkan Kekuatan Ekonomi di Daerah”.
Dari Program dan Pekerjaan yang dimiliki oleh Koperasi Gardamas, Gus Bayhaqqi juga menjabarkan Sinergitas dengan Kementerian Koperasi dengan Koperasi Binaan, terutama Koperasi Gardamas.

Dalam penyampaiannya, Bupati Bondowoso menjelaskan bahwa “Pemerintah Kabupaten Bondowoso, saat ini mencoba menyerap apa maksud dan tujuan yang disampaikan oleh Pihak Koperasi Gardamas pada pertemuan hari ini. Kemudian diharapkan jalinan informasi dan komunikasi intens agar apa yang telah dijabarkan saat ini bisa difasilitasi dengan program yang ada di Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Namun kami tertarik dengan apa yang disampaikan oleh Pak Riki (Komisaris Koperasi Garda Mas) tentang Kampung Tematik Nelayan”.
Lanjutnya, “Untuk masalah Peternakan Sapi, sebenarnya di Bondowoso sudah ada Pengusaha di daerah Tegal Jati yang telah mendatangkan 2000 ekor Sapi Perah dari 5000 ekor sapi Perah yang ditargetkan. 1000 ekor Sapi Perah telah berproduksi, 1000 ekor Sapi Perah berikutnya belum Produksi dalam hal ini masih dalam tahap persiapan atau sapi Perah bakalan”.
“Untuk pengembangan Infrastruktur SPKLU, akan kami pertimbangkan namun sekali lagi komunikasi intens dengan pihak kami perlu disegerakan. Mengingat Kabupaten Bondowoso merupakan daerah tengah yang masih kurang dalam hal sarana transportasi. Bondowoso untuk sarana transportasi masih bersifat interaktif wilayah. Kedepannya kami sangat berharap adanya Revitalisasi Rel Kereta Api dari Jember, Stasiun Kalisat, Stasiun Bondowoso hingga kembali menembus ke Situbondo. Jika hal ini dapat didengar pemerintah Pusat dan Instansi terkait, Insha Allah taraf hidup dan perekonomian di Bondowoso perlahan akan terangkat dan maju”.

Menyambung dan meneruskan Cita-cita Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso yang ingin menjadikan Kabupaten Bondowoso Lumbung Ternak Sapi Terbesar Nasional. Mengingat saat ini populasi ternak sapi di Bondowoso di urutan Ke-enam Terbesar di Jawa Timur. Semoga Cita-cita tersebut dapat tercapai dan Pihak Koperasi Gardamas segera membuka komunikasi aktif dengan Pemerintahan Kabupaten Bondowoso”, pungkasnya.

(SB/MaS)






